Senin, 02 Juli 2012

5.Sejarah dan Perkembangan Sekolah-sekolah Dharma Wirawan di Jawa Timur.

a. Sekolah Taman Kanak-Kanak(STK) DW-01 , Surabaya.

1) Sejarah berdirinya Sekolah :

STK DW-01, Surabaya, pada awal berdirinya tahun 1985 beralamat di Jl. Sedap Malam, dan berlokasi di tempat kediaman Pengurus YAMAWAN Tk-I Jawa Timur, Kol. (Purn) Soemadi, dan di kelola oleh puteri beliau Ibu Siti Rohanah yang lulusan Pendidikan Guru Taman Kanak-kanak.

Sekolah ini sangat dikenal masyarakat sekitar dengan nama STK Dharma Wirawan Sedap Malam, dan berkembang cukup baik dengan jumlah murid yang rata-rata diatas 100 – anak-anak setiap semesternya. Kemudian, sejak meninggalnya Kol.(Purn) Soemadi, rumah di Jl. Sedap Malam oleh keluarga almarhum dijual dan pindah ke alamat Jl. Residen Sudirman 37, Kec. Tambaksari, Surabaya, maka otomatis STK ini juga berpindah lokasi ke alamat tersebut. STK DW-I mendapatkan peringkat Akreditasi “A” dari Depdiknas pada tahun 2004. Namun karena lokasi sekolah tersebut sangat berhimpitan dengan jalan raya yang cukup padat, ketiadaan tempat parkir, dan terletak di lokasi bisnis, serta cukup jauh dari perkampungan penduduk, perkembangan-nya justru menjadi terhambat. Jumlah muridnya semakin lama semakin menurun, dan rata-rata hanya berkisar diantara 25 – 30 anak-anak setiap tahun pelajaran.

2) Susunan Pengurus Sekolah

Susunan Pengurus terdiri dari :
Ny. Sahoyik Sumadi - Pengelola
Ibu Siti Rohanah - Kepala Sekolah
Ibu Anik Sumarni - Guru Kelas A
Ibu Nenee Rafaida - Guru Kelas B
Bpk Dwi Sutrisno - Guru Tari
Bpk Sarip - Penjaga Sekolah

3)Perkembangan Sekolah

Dengan meninggalnya Ibu Siti Rohanah pada Tahun 2008, maka terjadi kekosongan jabatan Kepala Sekolah. Ketua YAMAWAN Tk-I, Jawa Timur, Kol.(Purn) Sukirlan SH mengangkat Sdr. Dwi Sutrisno sebagai Plt Kepala STK. Kemudian karena pemilik rumah bermaksud menjual rumahnya, dan manakala pihak Yayasan masih mau meneruskan penyelenggaraan sekolah STK DW – 01 diberi waktu selama 2 (dua) tahun dengan membayar kontrak sebesar Rp. 60,- juta. Pengurus YAMAWAN Pusat masih berusaha untuk me-lobi beberapa rekan dan pejabat di Surabaya yang bersedia membantu, namun tidak ada yang berminat untuk melanjutkan eksistensi STK DW-I.

Akhirnya diputuskan untuk menutup STK DW – 01, Residen Sudirman pada awal Tahun Ajar 2010 karena keuangan yayasan yang tidak memungkinkan. Sedang murid-muridnya dicarikan tempat di STK terdekat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar